Pelaris Dagangan

Rekan-rekan saya sesama pedagang buah sering bertanya, bagaimana bisa dagangan saya laris  manis bahkan pada hari-hari yang biasanya sepi sekalipun? Pertanyaan tersebut selalu saya jawab dengan jawaban yang sama, namun sayangnya jarang sekali mereka percaya pada jawaban yang saya berikan.

Beberapa dari rekan saya tidak percaya kalau sebuah amalan bisa memperbaiki peruntungan bisnis seseorang. Makanya mereka tidak yakin kalau penyebab kelarisan usaha saya adalah karena Ayat Seribu Dinar yang saya amalkan. Padahal memang begitulah adanya, usaha dagang saya baru mulai terlihat laris manis semenjak saya mengamalkan Ayat Seribu Dinar yang saya dapatkan dari Asosiasi Parapsikologi Nusantara.

Namun tentu saja tidak semua rekan saya berkata bahwa hal tersebut mustahil, nyatanya ada satu-dua dari mereka yang mempercayai omongan saya dan kemudian ikut mengamalkan Ayat Seribu Dinar juga. Sedikit demi sedikit mereka mulai  merasakan perbedaan seperti yang saya alami, sehingga tak jarang saya mendengar mereka merekomendasikan amalan yang satu ini pada rekan-rekan pedagang yang lain. Tidak seperti kebanyakan pedagang yang cenderung bersaing satu sama lain, kami memang membangun hubungan kekeluargaan yang sangat baik sehingga persaingan bagi kami hanyalah motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Nah, bagi Anda yang saat ini juga tengah bingung menghadapi dagangan yang tak kunjung laku, cobalah amalkan Ayat Seribu Dinar seperti kami.

 

Sudibyo – Karawang

 

“Disclaimer : Kisah Testimonial ini hanya sebagai referensi dan hasil yang diperoleh Setiap Orang dapat berbeda”